Dakwah itu..
Aku.
Aku dan perubahanku.
Aku dan merapuhnya egoku.
Aku dan hilangnya kelamku.
Aku dan lepasnya kesendirianku.
Aku dan hidup baruku.
Aku dan.... hijrah ku.
Dakwah itu..
Kamu.
Kamu dan kesetiaanmu.
Kamu dan keluanganmu.
Kamu dan ketotalitasanmu.
Kamu dan ajakan kebaikanmu.
Kamu dan keistiqomahanmu.
Kamu dan rangkulan tanganmu.
Kamu dan.... sabarmu.
Dakwah itu..
Kita.
Kita dan asa perubahan.
Kita dan cita kemenangan.
Kita dan rasa keoptimisan.
Kita dan visi kejayaan.
Kita.... genggam peradaban.
Bersegeralah dalam laku dakwah!
tak ada spesial untuk kamu atau dia,
karena dakwah, panggung siapa saja.
Siapa saja.... yang siap berpeluh perih menjalaninya,
demi Syurga tempat akhir kembalinya.
Salam,
saudari yang selalu ingin membersamaimu dalam dakwah,
@nadya_ff
Kamis, 28 Mei 2015
Rabu, 06 Mei 2015
Sajak sederhana
Aku..
ini bukan tentang mahakarya Chailil Anwar, yang sampai liar bicara binatang jalang..
ini hanya tentang rengekan sajak.. yang menjadi penuang lisan yang tak mampu terucap.
Duhai.. ku tuliskan ini penuh cinta, berharap sampailah pesan kepada yang tercinta... karena sang Rasul mahir membuktikan, bahwa yang dari hati, sampailah ia pada si hati.
Duhai.. Sajakku ini sederhana.
Duduklah sejenak, baca lamat-lamat.
Duhai.. Sajakku ini sederhana,
tentang khawatirku pada dirimu,
tentang kecemburuanku dengan mereka,
tentang keluangan waktumu yang hampir punah,
Sungguh.. Sajakku ini teramat sederhana,
tentang persaudaraan yang kian kuat terasa,
tentang kecintaan yang berbalut mesra karena Allah,
tentang senyum tawa yang tak ada duka,
Sajak ku ini sederhana, hanya berisi pesan berbalut cinta...
"baik-baiklah dirimu selalu, jaga kesehatan, jangan telat makan.
Jika kau cari tawa, hubungi Aku yang pertama-tama.
Jika kau ingin buang lelah, adalah Aku setia menampungnya,
Aku disini.. sungguh tak rela melihatmu berperih.. "
Sudah. Itu saja.
Pantaslah sang Buya mencintai sastra.. karena lewat tulisan, tersimpan ekspresi yang malu dimuarakan.
Aku,
sang budak sajak, yang hanya (ter)bebas(kan) dalam tulisan.
Rabu, 22 April 2015
Minggu, 12 April 2015
Kupilih berjama'ah..
Tau kah kamu,
Sendiriku Lemah.. maka ku pilih berJamaah,
Beramai kita Berdakwah, Bersama kita pikul Amanah,
Nikmati ukhuwwah, hingga tibalah kaki ini di Jannah.
..
Mari perkuat tekad.. pererat barisan ummat,
Jika perlahan satu dua amanah hinggap, tak perlu merasa gagap, karena toh kita terlahir hebat,
"Kuntum khoiro ummah.." jelas ditujukan pada kita, sobat.
..
Semangat perbaharui niat,
Semangat bermanfaat, untuk mu yang membaca dengan tak sengaja lewat,
dari Saudarimu dijalan dakwah,
-nad-
===
@nadya_ff
Kamis, 19 Maret 2015
Indonesia, Tanah Air Beta..
Indonesia, Tanah Air Beta..
Permai nan hijau pemandangannya,
Bersih nan rapih tata kotanya,
Harmonis nan bertanggung jawab pemerintahannya,
Edukatif nan menarik media-medianya,
Adil nan amanah pemimpin-pemimpinnya,
Sejahtera nan makmur rakyat-rakyatnya,
Anak-anaknya ceria.. remajanya santun nan ramah.. dewasanya mandiri penuh karya.
Bahagia, aku disana.
..
Indonesia, Tanah Air Beta..
Koruptor (dibiarkan) merajalela,
Harga BBM naik disulap jadi mini drama penipu masa,
Keamanan terenggut atas nama Begal dimana-mana,
Liberalisme melebur, menari indah atas nama MEA,
Pendidikan kian keropos sistemnya,
Pemerintahannya pandai berdrama, memainkan media sebagai panggungnya, kepentingan sebagai skenarionya, dan kekuasaan sebagai harga capaiannya..
Rakyatnya sengsara.. Mati sendiri. tak ada yang peduli.
Anak-anaknya bergaya remaja.. Remajanya berlagak dewasa.. peringainya lebih tua dari sang usia.
Bahagia(kah), aku disana (?)
..
Indonesia, Tanah Air Beta..
Sampai kapan Indonesia Beta sengsara,
Katanya Merdeka tapi nyatanya terjajah,
Asing berkuasa, rakyat menjadi budak tak terbantah,
Jkw-JK (katanya) adalah Kita.. padahal nyatanya kian (menjadi) Mereka.
Mereka sibuk sendiri, Kita sengsara sendiri.
..
Indonesia, seakan bukan Tanah Air Beta..
..
Atau, Indonesia, memang (sudah) bukan Tanah Air Beta (?)
---
*Bait pertama adalah angan
*Bait kedua adalah kenyataan
*Bait ketiga adalah kemarahan
Minggu, 15 Februari 2015
2014; Tentang keluarga
Bukan sebuah keterlambatan untuk menelusuri setahun kemarin.
2014. Menjadi tahun terbentuknya banyak memori. Banyak kisah. Banyak pencapaian.... pun tak luput dari kegagalan. Dan yang berkesan ialah banyak bertambah Keluarga.
...
Tergabung dalam #KeluargaBiru BEMFT 2014 merupakan salah satu kenikmatan berkawan. Banyak karakter yg saya jumpai. Banyak Tanggung jawab yg saya tangani. Banyak hati.. yg sulit diselami. Menjalani proker bukan (lagi) menjadi sebuah kesulitan yg harus dipusingkan. Terlebih, memperkokoh silaturrahim-lah yg menjadi harga juang di dalam #Keluarga ini.
Ditambah, tergabung dalam jajaran BPH BEMFT
semakin menambah 'koleksi pertemanan' baru lintas jurusan yg intensif berinteraksi. #BPHebat... kami menamai diri. Disana, awal pembelajaran intensif saya terkait gaya komunikasi dengan senyawa-senyawa hebat yang punya banyak sisi kurang dan lebih. Kemudian, satu keluarga lagi disana yg teramat saya cintai. Dialah... #KeluargaHebat PSDM BEMFT, ini menjadi
salah satu alasan penting kenapa saya terus memupuk semangat berkontribusi. Wajah-wajah tangguh mereka, perilaku-perilaku tangkas mereka, dan.. hati-hati tajam mereka yg membuat saya kian semangat menyelami ilmu persaudaraan. Bahwa perasaan selalu harus dikendalikan dalam bergerak berkontribusi. Keluarga yang sungguh kaya akan dinamika persaudaraan teramat terasa. Bersyukur tiada henti bisa menyelami pelangi ukhuwwah disana.
.......
Lalu,
Tergabung dikepanitiaan PKMU 2014 mempertemukan saya dengan sosok-sosok luar biasa dengan kultur dan karakter yg khas. Terkhusus, Keluarga (Tim) Penggerak PKMU 2014 (re : Sie. Acara) yg isinya kepala-kepala berpemikiran liar nan cerdas membuat saya semakin bersyukur dapat disandingkan dengan mereka. Banyak ilmu saya dapat dari pertemanan lintas fakultas ini. Profesionalitas waktu, kerja, tenaga, seakan menjadi ajang bukti pembekalan ilmu kala di "fakultas/jurusan" "kemarin". Dan istimewanya, kami berteman bukan asas kerja sama semata, tapi karena persaudaraan iman, keterikatan hati, bahwa sampai hari ini pun kami masih memupuk persaudaraan itu. Masih tersulam rindu itu. Masih penuh harap utk bisa berkumpul sekedar utk tertawa bersama. Masih ada sapa, walau hanya dr kejauhan lewat si maya. Kami, masih Keluarga hingga detik ini.
.....
Kemudian,
PKL. Kali ini dari sisi akademik. Bekerja selama 2 bulan menjadi waktu pengaplikasian ilmu yang didapat selama kuliah. Bersinggungan langsung dengan 'pekerjaan beneran' menjadi pecutan untuk si manja yang malas. Dunia IT tak serumit yg diperkirakan, walau tak semudah yg diharapkan. "Deadline" menjadi "hantu" nyata yang selalu menggelisahkan tidur. Asap rokok menjadi kawan pekanan kala menghadap si bos utk sekedar berkonsultasi atau menyerahkan proyek akhir. Tapi, kisah romantis tersulam. Kala setiap pekannya beriringan motor Rawamangun-Mampang. Kala matahari nampak hingga gelap pekat. Kadang harus menembus rintik, atau panas terik. Kekeluargaan amat terbangun, baik antar kami si tim PKL, ataupun dengan mereka si Tim pekerja beneran. Mas-mas programmer sangat ramah nan sabar meladeni canggung nya kami, memberikam banyak ilmu terapan yg sangat berkesan... jauh dari teori yg penuh kenyamanan. Dunia kerja sesungguhnya benar-benar terasa, namun karena Keluarga , ini menyuguhkan kenyamanan bekerja. ~
.......
Selanjutnya,
PKM di SMKN 1 Kota Bekasi. Tahun ini menjadi yang berkesan ketika memperingati 'Hari Guru'. Berkesempatan menjadi 'Guru beneran' yang disibukan dengan mengajar-menyiapkan materi-piket-membuat administrasi sekolah-dsb membuat begitu terasa esensi menjadi seorang pendidik. Bertemu dengan 64an kepala yang selalu antusias dengan materi yang Saya ajarkan menjadi satu semangat yang terus mengepul.
Senyum mereka sungguh menjadi energi yang memotivasi diri untuk bisa terus memberikan ilmu yang bermanfaat. Kepahaman mereka akan ilmu yang diberikan menjadi satu kepuasan maksimal kala mengajar. Kekeluargaan kian terasa ketika Saya diposisikan menjadi Kakak bagi mereka. Ada yang tak sungkan cerita kisah cintanya, kondisi keluarganya, karakter guru-guru yang mengajar... apapun. Keluarga RPL A-B sungguh banyak cerita. Tak lebih dari 5bulan saya disana untuk mengabdi, singkat memang namun mampu menciptakan haru kala pisah menyapa. Semoga ilmu yang saya berikan bermanfaat bagi mereka dan semoga mereka menjadi yang Sukses nantinya di masa depan. aamiin.
..........
Berikutnya,
FT English Club. It's like a Dreams-Come-True. Why ?
Menjadi ex-Ketua English Club kala SMA dulu menyisakan euforia berkesan yang tak bisa dilewatkan begitu saja. Namun, masuk di dunia kampus -dan memilih aktif di organisasi- membuat potensi itu (terpaksa) terkikis perlahan tapi pasti. Beruntunglah, di tahun ke-tiga Alloh memberi
kesempatan (lagi) untuk membangunkan potensi lama yang dipaksa tidur. Lewat salah satu teman terbaik, Saya pun berkesempatan untuk ikut terlibat dalam mendirikan Club B. Inggris pertama di FT UNJ, named FT English Club. Seperti api yang diberi minyak, kilauan semangat bersambutan dalam diri ini. Sesekali kenangan euforia masa lalu menghampiri. Hingga singkat cerita, terbentuklah Great Family of FT English Club, yang terdiri dari lintas angkatan, lintas jurusan (bahkan fakultas), #Keluarga baru pecinta bahasa Inggris. We talk, We Share, We Learn, whatever bout english. Kami tersatukan atas satu landasan... Lovito Englisho ~! <3
..........
Diakhir tahun, terbentuk satu keluarga tambahan.. #RIuntukUNJ. Tim ini lebih dari Tim Sukses
belaka. Kita tergabung dalam keberagaman warna karakter. Tim #RIuntukUNJ menjadi fenomenal karena merupakan Tim Sukses dari salah satu kandidat peserta pemilu BEM UNJ 2014 kala itu. Terlepas dari kepentingan politik yang awal mempertemukannya, ukhuwwah kami tercipta seiring berjalannya waktu. Selalu hadir keceriaan ketika duduk bersama. Selalu timbul kerinduan kala tak jumpa barang sehari saja. Ah, inilah bukti kemurnian persaudaraan.
.........
Dan,
(masih) banyak lagi #keluarga yang tercipta seiring bergeraknya langkah.
Bersyukur, kala dapat menciptakan banyak saudara disetiap jejak yang ada.
Teringat kutipan dari salah satu buku yang saya baca... bahwa sebaik-baiknya investasi adalah menjalin persaudaraan dengan makhluk Allah disetiap hamparan bumi-Nya. sehingga esok lusa jika ada butuh, kita punya banyak saudara yang siap bantu. ~
...
Bertebaranlah di bumi,
Telusuri harta persaudaraan dari Ilahi,
Ia memperpanjang umur kala diselami,
Saudara seiman, ia dinamai.
Maka aku bersyukur hari ini,
bisa bertemu dengan keluarga disana sini.
@nadya_ff
2014. Menjadi tahun terbentuknya banyak memori. Banyak kisah. Banyak pencapaian.... pun tak luput dari kegagalan. Dan yang berkesan ialah banyak bertambah Keluarga.
...
| Pra Raker BEMFT 14' |
Tergabung dalam #KeluargaBiru BEMFT 2014 merupakan salah satu kenikmatan berkawan. Banyak karakter yg saya jumpai. Banyak Tanggung jawab yg saya tangani. Banyak hati.. yg sulit diselami. Menjalani proker bukan (lagi) menjadi sebuah kesulitan yg harus dipusingkan. Terlebih, memperkokoh silaturrahim-lah yg menjadi harga juang di dalam #Keluarga ini.
semakin menambah 'koleksi pertemanan' baru lintas jurusan yg intensif berinteraksi. #BPHebat... kami menamai diri. Disana, awal pembelajaran intensif saya terkait gaya komunikasi dengan senyawa-senyawa hebat yang punya banyak sisi kurang dan lebih. Kemudian, satu keluarga lagi disana yg teramat saya cintai. Dialah... #KeluargaHebat PSDM BEMFT, ini menjadi
salah satu alasan penting kenapa saya terus memupuk semangat berkontribusi. Wajah-wajah tangguh mereka, perilaku-perilaku tangkas mereka, dan.. hati-hati tajam mereka yg membuat saya kian semangat menyelami ilmu persaudaraan. Bahwa perasaan selalu harus dikendalikan dalam bergerak berkontribusi. Keluarga yang sungguh kaya akan dinamika persaudaraan teramat terasa. Bersyukur tiada henti bisa menyelami pelangi ukhuwwah disana.
.......
![]() |
| Husam-Gia-Syahidah-Nadya-Alfian |
![]() |
| Milka-Nadya-Syahidah-Pungki Husam-Naufal-Alfian (minus Irvandi) |
Lalu,
Tergabung dikepanitiaan PKMU 2014 mempertemukan saya dengan sosok-sosok luar biasa dengan kultur dan karakter yg khas. Terkhusus, Keluarga (Tim) Penggerak PKMU 2014 (re : Sie. Acara) yg isinya kepala-kepala berpemikiran liar nan cerdas membuat saya semakin bersyukur dapat disandingkan dengan mereka. Banyak ilmu saya dapat dari pertemanan lintas fakultas ini. Profesionalitas waktu, kerja, tenaga, seakan menjadi ajang bukti pembekalan ilmu kala di "fakultas/jurusan" "kemarin". Dan istimewanya, kami berteman bukan asas kerja sama semata, tapi karena persaudaraan iman, keterikatan hati, bahwa sampai hari ini pun kami masih memupuk persaudaraan itu. Masih tersulam rindu itu. Masih penuh harap utk bisa berkumpul sekedar utk tertawa bersama. Masih ada sapa, walau hanya dr kejauhan lewat si maya. Kami, masih Keluarga hingga detik ini.
.....
![]() |
| Armia-Ayu-Nadya-Fildzah-Robbi |
PKL. Kali ini dari sisi akademik. Bekerja selama 2 bulan menjadi waktu pengaplikasian ilmu yang didapat selama kuliah. Bersinggungan langsung dengan 'pekerjaan beneran' menjadi pecutan untuk si manja yang malas. Dunia IT tak serumit yg diperkirakan, walau tak semudah yg diharapkan. "Deadline" menjadi "hantu" nyata yang selalu menggelisahkan tidur. Asap rokok menjadi kawan pekanan kala menghadap si bos utk sekedar berkonsultasi atau menyerahkan proyek akhir. Tapi, kisah romantis tersulam. Kala setiap pekannya beriringan motor Rawamangun-Mampang. Kala matahari nampak hingga gelap pekat. Kadang harus menembus rintik, atau panas terik. Kekeluargaan amat terbangun, baik antar kami si tim PKL, ataupun dengan mereka si Tim pekerja beneran. Mas-mas programmer sangat ramah nan sabar meladeni canggung nya kami, memberikam banyak ilmu terapan yg sangat berkesan... jauh dari teori yg penuh kenyamanan. Dunia kerja sesungguhnya benar-benar terasa, namun karena Keluarga , ini menyuguhkan kenyamanan bekerja. ~
.......
Selanjutnya,
PKM di SMKN 1 Kota Bekasi. Tahun ini menjadi yang berkesan ketika memperingati 'Hari Guru'. Berkesempatan menjadi 'Guru beneran' yang disibukan dengan mengajar-menyiapkan materi-piket-membuat administrasi sekolah-dsb membuat begitu terasa esensi menjadi seorang pendidik. Bertemu dengan 64an kepala yang selalu antusias dengan materi yang Saya ajarkan menjadi satu semangat yang terus mengepul.
Senyum mereka sungguh menjadi energi yang memotivasi diri untuk bisa terus memberikan ilmu yang bermanfaat. Kepahaman mereka akan ilmu yang diberikan menjadi satu kepuasan maksimal kala mengajar. Kekeluargaan kian terasa ketika Saya diposisikan menjadi Kakak bagi mereka. Ada yang tak sungkan cerita kisah cintanya, kondisi keluarganya, karakter guru-guru yang mengajar... apapun. Keluarga RPL A-B sungguh banyak cerita. Tak lebih dari 5bulan saya disana untuk mengabdi, singkat memang namun mampu menciptakan haru kala pisah menyapa. Semoga ilmu yang saya berikan bermanfaat bagi mereka dan semoga mereka menjadi yang Sukses nantinya di masa depan. aamiin.
..........
Berikutnya,
FT English Club. It's like a Dreams-Come-True. Why ?
Menjadi ex-Ketua English Club kala SMA dulu menyisakan euforia berkesan yang tak bisa dilewatkan begitu saja. Namun, masuk di dunia kampus -dan memilih aktif di organisasi- membuat potensi itu (terpaksa) terkikis perlahan tapi pasti. Beruntunglah, di tahun ke-tiga Alloh memberi
kesempatan (lagi) untuk membangunkan potensi lama yang dipaksa tidur. Lewat salah satu teman terbaik, Saya pun berkesempatan untuk ikut terlibat dalam mendirikan Club B. Inggris pertama di FT UNJ, named FT English Club. Seperti api yang diberi minyak, kilauan semangat bersambutan dalam diri ini. Sesekali kenangan euforia masa lalu menghampiri. Hingga singkat cerita, terbentuklah Great Family of FT English Club, yang terdiri dari lintas angkatan, lintas jurusan (bahkan fakultas), #Keluarga baru pecinta bahasa Inggris. We talk, We Share, We Learn, whatever bout english. Kami tersatukan atas satu landasan... Lovito Englisho ~! <3
..........
Diakhir tahun, terbentuk satu keluarga tambahan.. #RIuntukUNJ. Tim ini lebih dari Tim Sukses
![]() |
| Winda-Asih-Mukti-Ana-Ayu-Unuy-Nadya-Eha Ote-Alfian-Irvandi-Ronny-Jekboy (minus Riza-Faisal) |
.........
Dan,
(masih) banyak lagi #keluarga yang tercipta seiring bergeraknya langkah.
Bersyukur, kala dapat menciptakan banyak saudara disetiap jejak yang ada.
Teringat kutipan dari salah satu buku yang saya baca... bahwa sebaik-baiknya investasi adalah menjalin persaudaraan dengan makhluk Allah disetiap hamparan bumi-Nya. sehingga esok lusa jika ada butuh, kita punya banyak saudara yang siap bantu. ~
...
Bertebaranlah di bumi,
Telusuri harta persaudaraan dari Ilahi,
Ia memperpanjang umur kala diselami,
Saudara seiman, ia dinamai.
Maka aku bersyukur hari ini,
bisa bertemu dengan keluarga disana sini.
@nadya_ff
#KelargaBiru itu tetap Keluargaku..
setelah pendemisioneran ~
lewat editan gambar ini... setidaknya kita (pernah) full team :')
kiri-kanan : anwar nadya irra syahidah jekboy. masih gak full team ~
BPHebat feat beberapa staff ~
Tepat 14 Februari, Pendemisioneran BEMFT 2014 terlaksana.
Sekarang dan seterusnya, udah bukan KaDept PSDM BEMFT lagi, hihi.
Sungguh bersyukur, pernah tergabung dalam jajaran keluarga ini.
Semoga segala laku kebermanfaatan setahun silam bernilai ibadah.
Semoga segala laku kekhilafan setahun silam tak membekas luka dihati mereka.
..
Bangga pernah menjadi Ka. Dept. yang secara sejarah belum pernah di isi cewek, #eyaaak
semoga kebanggaan ini tidak mengarah pada kesombongan belaka, #na'udzubillahimindzalik.
..
Bangga berjajaran dengan kamu... #BPHebat BEMFT 14' (walopun gak ada romantis2nya, haha ~)
Bangga membersamai kamu... #KeluargaHebat PSDM BEMFT 14' (walopun hampir belum pernah kumpul full team, fufu ~)
Bangga tergabung dengan kamu... #KeluargaBiru BEMFT 14' (walopun banyak yang maju mundur cantik, ihiiw ~)
..
Regards,
Spirit In Harmony !
Langganan:
Postingan (Atom)































